Selasa, 28 Maret 2017

KADER LKIM-PENA MENCENGKRAM PREDIKAT JUARA PADA AJANG LOMBA ESAI NASIONAL BIOMA 2017 DI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG


lkimpena.org,- Kader Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) Universitas Muhammadiyah Makassar berhasil membawa predikat Juara pada ajang Lomba Essay Nasional Bioma 2017 yang diadakan oleh Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Selasa (28/03/2017).
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Kementrian Agama Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang yang bertujuan untuk pengembangan ide kreatif, inovatif, dan aplikatif bagi seluruh mahasiswa seluruh Indonesia yang telah melalui proses seleksi. Dari proses tersebut tersaringlah 10 finalis dari berbagai kampus yang berasal dari daerah yang berbeda, salah satunya mahasiswa Unismuh Makassar yang berhasil mempresentasikan karyanya yang dilaksanakan pada tanggal 16-17 Maret 2017. 


Kedua kader LKIM-PENA, Astuti Umar (FISIPOL/Administrasi Negara) dan Andi Reski Amalia Yusman (FKIP/Pendidikan Fisika) mempresentasikan hasil karya Essay mengenai game edukasi yang dikaitkan dengan kearifan lokal yang berjudul “ MAS DORA (Game Edukasi “Adventure of Dara-Daeng”) Berbasis Picachu Games Solusi Kreatif Untuk Melestarikan Budaya Sulawesi Selatan” sesuai dengan Tema kegiatan “Kearifan Lokal untuk Indonesia yang Beradab”. Melalui Esai yang berupa game dan memperkenalkan budaya Sulawesi Selatan dengan icon Dara-Daeng mereka berhasil meraih predikat Juara 2 pada ajang tersebut.


Astuti Umar, salah satu lakon yang berperan dalam juara pada ajang ini berharap agar untuk kedepannya selaku mahasiswa lebih mampu menorehkan prestasi dan mencengkram predikat juara pada ajang lomba lainnya untuk kampus Unismuh Makassar karena setiap kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas yang mampu membuat mereka mengukir prestasi, cerita dan lembaran mimpi yang baru hingga saat ini.



“Tetaplah dalam dekapan LKIM-PENA untuk memberikan yang terbaik untuk Almamater biru tercinta” ujarnya lagi.

Kamis, 16 Maret 2017

Dua Kader LKIM-PENA Siap Mempresentasikan Karya di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang



lkimpena.org,- Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) Universitas Muhammadiyah Makassar kembali menorehkan prestasinya di ajang Lomba Essay Nasional Bioma 2017 yang diadakan oleh Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Kamis (16/03/2017).

Unit kegitan mahasiswa yang bergelut dalam bidang penelitian dan penalaran mengutus dua orang kadernya dalam ajang lomba Essay Bioma 2017 di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang pada tanggal 16-17 Maret 2017. Setelah melalui proses seleksi ratusan karya dari beberapa mahasiswa dari perguruan tinggi lainnya, akhirnya mereka berhasil dinyatakan menjadi salah satu dari 10 finalis yang dapat mempresentasikan Essay.

Kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang dilaksanakan Kementrian Agama Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang dengan tujuan sebagai wadah dan sarana dalam mengembangkan ide kreatif, inovatif, dan aplikatif dari anak bangsa serta melatih mahasiswa dalam mengkritisi dan menganalisa permasalahan-permasalahan yang terjadi di Indonesia dengan dasar pemikiran dan keilmuan yang rasional. Tema dalam kegiatan ini “Kearifan Lokal untuk Indonesia yang Beradab” 

Mereka, Astuti Umar (FISIPOL/Adminisitrasi Negara) dan Andi Reski Amalia Yusman (Pendidikan Fisika/FKIP) telah mempersiapkan diri untuk tampil mempresentasikan karya terbaiknya nanti.  Rangkaian kegiatan finalis pada lomba ini dimulai dari presentasi karya hingga  field trip, adapun judul karya yang akan dipresentasikan adalah “MAS DORA (Game Edukasi “Adventure of Dara-Daeng”) Berbasis Picachu Games Solusi Kreatif untuk Melestarikan Budaya Sulawesi Selatan”. Karya ini berupa game yang memperkenalkan budaya Sulawesi-Selatan, dengan icon Dara Daeng.

 “Setiap kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas mampu membuatku mengukir cerita lembaran mimpi yang baru. Tetaplah dalam dekapan jiwa LKIM-PENA unruk memberikan yang terbaik bagi Almamater biru tercinta”. Ujar Astuti Umar 




Rabu, 15 Februari 2017

Pedoman Penulisan Karya Tulis Ilmiah Kelompok Diklat Ilmiah XI


lkimpena.org,- Salam Ilmiah para Peserta Diklat Ilmiah XI !!!
Setelah pembagian kelompok Karya Tulis Ilmiah (KTI) diumumkan, maka peserta Diklat Ilmiah XI  dapat mengunduh pedoman penulisan Karya Tulis Ilmiah DISINI

Sabtu, 28 Januari 2017

Daftar Nama Pembagian Kelompok dan Pedamping PKM GT-AI

 lkimpena.org,-Workshop Program Kreativitas Mahasiswa Gagasan Tertulis dan Artikel Ilmiah (PKM GT-AI) telah dilaksanakan pada hari Jumat, 27 Januari 2017 di Auditorium Al-Amien. Workshop ini akan ditindaklanjuti dengan adanya proses pembimbingan pembuatan dan pengiriman PKM GT-AI. Pembagian nama-nama kelompok dan pendamping workshop dapat  diunduh DISINI

Rabu, 18 Januari 2017

Kader LKIM-PENA Unismuh Makassar Ciptakan Kandang Bertenaga Surya


lkimpena.org,-Hasil penelitian berupa kandang peternakan ayam bertenaga surya berhasil dirampungkan oleh sejumlah mahasiswa yang merupakan kader Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) Unismuh Makassar. Kamis, (19/1/17).

 Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah hal-hal dasar yang harus ada saat menjalani aktivitas akademik. Dasar dan tanggung jawab tersebut dilakukan secara terus-menerus dan dikembangkan secara beriringan (Zamhari, 2016). Penelitian termasuk salah satu Tri Dharma Perguruan tinggi yang telah dilakukan oleh sejumlah kader LKIM-PENA. Mereka adalah Hajra Yansa, Ince Rezky Naing, Widya Hastuti, dan Ahyudi. Meski dari jurusan yang berbeda, namun mereka mampu merampungkan penelitian ini tanpa kendala.

 Penelitian ini dimulai sejak Mei Tahun lalu. Temuan kandang ayam dibuat dalam bentuk miniatur yang dilengkapi panel surya dibagian atap. Panel ini mampu menampung cahaya dan diproses menjadi tenaga listrik. Di bagian dinding kanan dilengkapi lima tombol kontrol listrik. “Tombol ini adalah saklar yang mengontrol beberapa lampu yang digunakan untuk pencahayaan dalam kandang, “ ungkap Hajra Yansa. Selain itu, dinding dan lantai kandang tersebut menggunakan jarring pilamen, dan seluruh atapnya menggunakan kayu. Sementara dibagian kolong dilengkapi alat penampung kotoran ayam. 

Ahyudi, salah satu tim peneliti menyebutkan bahwa dengan alat ini, kotoran ayam tidak jatuh ke tanah dan mudah dibersihkan. “Dengan alat ini kita lebih mudah membersihkan karena alatnya tinggal ditarik keluar, kemudian langsung dibersihkan,” kata Ahyudi. Ince juga mengungkapkan bahwa menggunakan atap kayu akan menjaga kandang tetap stabil meski dalam kondisi cuaca yang tidak menentu. Adanya jaring ruang akan lebih baik, karena memiliki sirkulasi udara yang baik. Sehingga tidak membuat ruangan pengap dan ternak menjadi stres. Namun sebagai antisipasi cuaca, kandang ini pun dilengkapi dengan tirai yang dapat dibuka tutup.

 Menggunakan konsep kandang seperti ini, peternak bisa lebih hemat karena tidak harus lagi membayar tagihan listrik setiap bulan. Selain itu, dengan menggunakan panel surya, diyakini akan memudahkan pertumbuhan ayam. Khususnya saat usi ayam 0-14 hari. Dalam usia itu, ruangan diakui harus stabil, khusunya lampu harus menyala nonstop. Serta dengan tenaga surya, pencahayaan lebih stabil karena hanya menggunakan sinar matahari. Setelah beberapa jam terkena panas, alat ini sudah bisa menampung listrik hingga dua hari.

 “Zaman terus berkembang, tantangan semakin besar. Jawab tantangan lewat peneltian. Pemuda harus memaknai itu, maka menelitilah dan teruslah meneliti agar mampu menjadi solusi bukan masalah. Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Iklhas, dan Sukses,” ujar Widya.

Selasa, 17 Januari 2017

2 Kader LKIM-PENA Unismuh Makassar Ikut International Symposium on Social Sciences and Management di Negeri Matahari Terbit



lkimpena.org,-Universitas Muhammadiyah Makassar kembali mendapatkan kepercayaan berkiprah di tingkat internasional dengan mengirim dua mahasiswanya dalam acara International Symposium on Social Sciences and Management (ISSSM) 19-21 Januari 2017 di Hokkaido Japan. Selasa, (17/1/2017).


 Konferensi berasal dari kata conference yang berarti rapat atau pertemuan untuk berunding atau bertukar pendapat mengenai suatu masalah yang dihadapi bersama, permusyawaratan (Jefkins, 2002). International Symposium on Social Sciences and Management (ISSM) merupakan program internasional yang dapat mengembangkan budaya riset dan ide-ide baru bagi indonesia. Konferensi ini mempertemukan para ahli akademisi, praktisi dan pemerintah untuk kembali membicarakan berbagai hasil riset dan mendiskusikan kemajuan-kemajuan dalam dunia riset. ISSM diadakan oleh forum tahunan yang diselenggarakan oleh Higher Education Forum (HEF).

 Kedua kader LKIM-PENA, Silfa Nugrawati dan Goestina akan mempresentasikan hasil riset mengenai The Correlation Between Self-Awareness and Students Learning Style (A Descriptive Study at English Department Muhammadiyah University of Makassar). Riset ini berdasarkan pada permasalahan dalam dunia pendidikan, khusunya pada kualitas dari pendidik itu sendiri. Analisis mereka, dosen hanya fokus pada skill mahasiswa namun lupa akan tugas dan fungsinya untuk mengetahui seperti apa tingkat kesadaran (Self-Awareness) dan gaya belajar siswa (Students Learning Style).

 Sebagai delegasi Universitas Muhammadiyah Makassar, mereka mempersiapkan diri sebaik-baiknya sebelum menjadi presenter. Secara tidak langsung, mereka dapat berperan sebagai penyebar informasi dan promosi mengenai kualitas mahasiswa Unismuh sehingga dalam jangka panjang dapat meningkatkan tali silaturahmi dengan universitas-universitas di Jepang. Hal ini tentu saja sangat bermanfaat bagi pencapaian suatu tujuan sebagai universitas riset kelas dunia.

 Silfa Nugrawati, salah satu delegasi ISSSM ini mengungkapkan bahwa pencapaian ini bukanlah hal yang mudah, setelah melewati ikhtiar panjang akhirnya ia mampu diundang sebagai delegasi konferensi di Jepang. Sampai sekarang pun ia tidak percaya jika ia akan menginjakkan kaki di Jepang setelah gagal menjadi presenter di Australia pada tahun 2016 dan 2017 lah jawaban dari ikhtiar panjangnya.

 “Selalu melangitkan mimpi namun hati harus tetap membumi” ujarnya lagi.

Rabu, 11 Januari 2017

Upgrading Pengurus LKIM-PENA Periode 2016-2017

lkimpena.org-, Banyak jalan untuk menyatukan maupun mempererat hubungan antara sesama pengurus dalam suatu organisasi mahasiswa disebuah institusi tinggi, salah satunya adalah upgrading yang telah dilakukan oleh pengurus Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) Unismuh Makassar Periode 2016-2017. Upgrading ini dilaksanakan di gedung Iqra B Lantai 4, ahad (08/01/2017).

 Peserta upgrading adalah pengurus LKIM-PENA Periode 2016-2017. Para peserta dalam hal ini pengurus sangat antusias selama materi berlangsung dan aktif dalam sesi tanya jawab. Beberapa anggota himpunan juga turut meramaikan kegiatan ini, diantaranya adalah pengurus HMJ, UKM, Pikom IMM se-Universitas Muhamadiyah Makassar, serta dihadiri pula oleh salah satu Pembina LKIM-PENA yang sekaligus membuka acara secara resmi.

 Upgrading merupakan kegiatan rutin setiap tahun pergantian pengurus baru yang biasanya dilaksanakan di awal kepengurusan. Adapun tema yang diusung adalah “Militansi dalam Kepengurusan Menuju Lembaga yang Visioner”. Kegiatan ini dilaksanakan mulai pukul 09:00 WITA sampai selesai. Para pengurus dibekali beberapa materi, yaitu materi kepemimpinan, materi analisis SWOT, teknik lobi dan negosiasi, serta kesekretariatan.

Melalui kegiatan upgrading Pengurus LKIM-PENA Periode 2016-2017 yang baru saja resmi dilantik bulan lalu diharapkan mampu mengemban amanah. “Amanah adalah titipan. Bersungguh-sungguhlah dalam menjalankan amanah, serta hadirkan keikhlasan dalam menjalankan amanah”. Ujar Kakanda Akbar, SP.