Senin, 22 Februari 2016

Sekolah PENA Tingkat Dua, Bentuk Kesadaran Intelektual Mahasiswa

lkimpena.org,- Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) Unismuh Makassar mengadakan Sekolah PENA (Penelitian dan Penalaran) tingkat dua. Minggu (21/02/2016). Sekolah PENA (Penelitian dan Penalaran) tingkat dua merupakan program kerja dari bidang Penelitian dan Penalaran yang diadakan satu kali dalam sepekan.

Sekolah PENA tingkat dua juga merupakan wadah bagi pengurus LKIM-PENA untuk menimbah ilmu pengetahuan mengenai penelitian setelah menyelesaikan dan dinyatakan lulus pada Sekolah PENA tingkat pertama. Untuk pekan ini, Sekolah PENA tingkat dua pertama kali diadakan pada pengurusan LKIM-PENA periode 2015/2016 dan dibawakan oleh pemateri yang berasal dari alumni LKIM-PENA yang pernah menjabat sebagai Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan periode 2012/2013 yaitu Irwanto, S. Pd. Luaran yang diharapkan dari Sekolah PENA tingkat dua yaitu pengurus LKIM-PENA yang berada pada tingkatan ke dua mampu membuat proposal penelitian.

Salah satu tujuan dari sekolah PENA adalah untuk mewujukan Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya penelitian. Sedangkan penelitian merupakan bentuk implementasi dari ilmu yang diperoleh semasa proses pendidikan di perguruan tinggi. Dengan demikian, pengurus yang hadir dan tergabung di sekolah PENA merupakan mahasiswa yang memiliki kesadaran lntelektual dan sadar akan tanggung jawabnya untuk pengembangan ilmu pengetahuan.

Sabtu, 20 Februari 2016

English Day, Satu Atap untuk Menjawab Tantangan MEA



lkimpena.org,- Menjawab tantangan pada era Masyarakat Ekonomi ASEAN, Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) Unismuh Makassar mengadakan kegiatan English Day di Rumah Pena. Sabtu (20/02/2015)

English Day merupakan program kerja dari Bidang Pendidikan dan Pelatihan yang diadakan satu kali dalam sepekan. English Day adalah sebuah wadah bagi pengurus LKIM-PENA periode 2015/2016 untuk belajar Bahasa Inggris. Untuk pekan ini, English Day pertama kalinya diadakan pada kepengurusan periode 2015/2016 LKIM-PENA dan dibawakan oleh pemateri yang berasal dari alumni LKIM-PENA yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Umum LKIM-PENA periode 2012/2013 yaitu Wahyuddin, S.Pd. Luaran yang diharapkan pada English Day ini agar kader-kader LKIM-PENA kelak mampu melanjutkan kuliah Strata-2 baik di dalam negeri maupun diluar negeri dan juga mampu menjawab tantangan pada era Masyarakat Ekonomi ASEAN melalui skill berbahasa Inggris.

"Bahasa Inggris bukan lagi suatu hal yang harus kita pelajari melainkan suatu kebutuhan bagi kita saat ini. Kita ketahui bahwa orang China memiliki abjad bahasa China yang sangat jauh berbeda dengan abjad bahasa Inggris tetapi mampu pasif berbahasa Inggris. Nah kita orang Indonesia yang memiliki abjad Bahasa Indonesia yang 80% hampir sama dengan abjad bahasa Inggris memang sudah hal yang sangat tidak wajar jika kita tidak tahu berbahasa Inggris". Ucap Wahyuddin (selaku pemateri pada kegiatan tersebut).

Rabu, 17 Februari 2016

LKIM-PENA Dalam Fiksi




lkimpena.org,- Sastra menambah realitas, itu tidak cukup menjelaskan. Memperkaya kompetensi diperlukan yang kehidupan sehari-hari memerlukan dan menyediakan; dan dalam hal ini, mengairi gurun yang hidup kita telah menjadi.” Sepenggal kalimat dari -C.S. Lewis, seorang pakar Britania dan novelis yang menjelaskan secara singkat pentingnya memperdalam pengetahuan tentang sastra. Beranjak dari hal tersebut Lembaga Kreativitas Ilmiah Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) Unismuh Makassar untuk pertama kalinya menggelar forum sastra yang diberi nama Kelas Fiksi. Kegiatan tersebut dilaksanakan di gedung Iqra Unismuh lantai 4.B15 (17/2/2016).

Kelas fiksi merupakan salah satu wujud program kerja utama pengurus LKIM-PENA yang dinaungi oleh Bidang III Pengembangan dan Kreativitas (Bidang Pentas) LKIM-PENA periode 2015/2016 yang bertujuan sebagai wadah bagi pengurus untuk mengembangkan kreativitas LKIMers (sebutan untuk pengurus LKIM-PENA) dalam dunia kepenulisan fiksi. Meskipun pengurus LKIM-PENA berkecimpung di dunia penelitian dan penalaran, bahkan beberapa pengurus berasal dari jurusan Exact, seperti jurusan Pendidikan Fisika dan Pendidikan Matematika namun hal tersebut tidaklah membatasi langkah mereka untuk tetap berkutak diwilayah itu saja. Berbagai kegiatan intelektual dilakukan sebagai wujud dalam mengembangkan potensi diri masing-masing.

 Pembukaan kelas fiksi diawali dengan pembacaan puisi oleh Khaerunnisa dan Muh.Yusuf Abdullah selaku anggota bidang III. Kegiatan ini pula dihadiri ± 47 pengurus LKIM-PENA periode 2015/2016. Adapun pemateri yang dihadirkan pada pertemuan tersebut yaitu Kameriah Saraswati, S.Pd yang juga merupakan alumni LKIM-PENA. Beliau adalah salah satu penulis muda yang telah berhasil meloloskan beberapa karya tulis kategori fiksi, baik dalam bentuk puisi ataupun cerpen pada berbagai event lomba yang sangat bergengsi. Karya-karya tersebut kemudian dibuat dalam bentuk antologi cerpen dan puisi. Sebagai pertemuan awal, materi yang disampaikan adalah tentang dasar-dasar dalam menulis karya fiksi itu sendiri.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 16.30 Wita hingga menjelang adzan maghrib ini diwarnai dengan berbagai pertanyaan dari para peserta. Sebagian besar peserta lebih mempertanyakan tentang cara mengatasi kebingungan mereka dalam mulai membuat sebuah tulisan. Dari sekian banyak pertanyaan yang dilontarkan peserta hanya ada satu kata yang menjadi kunci jawaban dari pemateri atas pertanyaan tersebut, yaitu membaca. Hal ini tentunya sangat penting karena dengan membaca maka perbendaharaan kata yang kita miliki akan semakin banyak pula.

 “Semua peserta merasa enjoy mengikuti kelas fiksi, pematerinya sangat intraktif” tutur Putri Ayu Lestari sebagai salah satu peserta kelas fiksi sekaligus anggota bidang III. Ayu juga menjelaskan bahwa materi yang disampaikan dikemas dalam bentuk sharing antara pemateri dan peserta sehingga semua peserta merasa enjoy dalam menerima materi.

 “Saya berharap bahwa semoga kelas fiksi ini berjalan intensif dan melahirkan penulis-penulis yang hebat. Saya juga merasa tertantang dengan kalimat “one book before died” yang diungkapkan oleh pemateri sebagai motivasi bagi semua peserta, intinya saya harus menulis, tutup Ayu.

Minggu, 14 Februari 2016

Sekolah Pena Resmi Dibuka

lkimpena.org,- Sekolah Penelitian dan Penalaran yang dinaungi oleh UKM Lembaga Kreativitas Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) Unismuh Makassar kembali dibuka secara resmi untuk kepengurusan LKIM-PENA periode 2015/2016. Kegiatan tersebut dilaksanakan di gedung Iqra Unismuh Lantai 4. B15 (13/2/2016).

Sekolah Penelitian dan Penalaran atau yang biasa disbut sekolah pena merupakan salah satu program kerja utama bidang I Penelitian dan Penalaran (Bidang Pena) yang setiap tahunnya dilaksanakan oleh pengurus LKIM-PENA. Sekolah pena adalah wadah bagi pengurus LKIM-PENA untuk meningkatkan skill dan kualitas pengurus dalam bidang penelitian.

Pembukaan sekolah pena dihadiri sejumlah 57 pengurus LKIM-PENA dan dibuka secara resmi oleh Nasrulhaq, S.Sos., M.IP selaku Pembina LKIM-PENA. Acara pembukaan sekolah pena dilksanakan pada pukul 16.49 WITA yang dilanjutkan dengan agenda pemberian materi kepada para pengurus LKIM-PENA periode 2015/2016 selaku peserta sekolah pena. Materi pertama tentang pengantar penelitian yang dibawakan langsung oleh Ilham Zulhidayat Bursan, S.Pd.

Pelaksanaan sekolah pena pada kepengurusan LKIM-PENA periode 2015/2016 dibagi dalam 3 tingkatan, tingkatan 1 dikhususkan untuk peserta diklat ilmiah X LKIM-PENA, tingkat 2 untuk pengurus LKIM-PENA dan tingkatan 3 untuk pengurus LKIM-PENA yang berada pada semester akhir.

 “Substansi dari sekolah pena adalah memberikan pengetahun pada pengurus LKIM-PENA dalam melakukan penelitian. Saya juga berharap melalui sekolah pena semua pengurus LKIM-PENA dapat menjadi peneliti yang hebat“Ujar Nasrulhaq, S.Sos.,M.IP.

Jumat, 12 Februari 2016

DESTEK, Langkah Awal Sikapi Tantangan Teknologi dan MEA



lkimpena.org,- Lemabaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) Unismuh Makassar kembali mengadakan kajian Destek (Desain dan teknologi). Kajian tersebut merupakan kajian perdana pada kepengurusan LKIM-PENA periode 2015/2016 yang dilaksanakan di sekretariat LKIM-PENA (rumah pena) BPH Bumi 21 dan dihadiri sebanyak ± 41 pengurus, sabtu (12/2/2016).

Kajian Destek merupakan salah satu wujud program kerja bidang III Pengembangan Kreativitas LKIM-PENA yang setiap tahunnya dilaksanakan oleh pengurus LKIM-PENA. Kegitan tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan pada pengurus LKIM-PENA tentang desain dan pengembangan teknologi itu sendiri. Sebagai pertemuaan awal, materi yang diberikan pada kajian Destek tersebut adalah dasar-dasar dalam membuat sebuah desain, yakni pembuatan poster dan  kartu anggota. Materi tersebut dibawakan oleh Taslim, yang juga merupakan alumni LKIM-PENA dan  hasil desainnya pernah memperoleh apresiasi dari Dikti berupa medali emas, kategori poster terbaik pada ajang bergengsi PIMNAS 28 di Universitas Haluoleo .

“Meskipun kita sebagai mahasiswa yang tergabung dalam UKM penelitian dan penalaran bukan berarti hanya berkutak pada wilayah itu saja, pengembangan diri terhadap berbagai bidang termasuk teknologi harus kita tingkatkan terlebih lagi saat ini kita telah diperhadapkan pada berbagai tantangan MEA” ujar Sandy Warman selaku ketua bidang III LKIM-PENA. Ia menjelaskan bahwa kajian Destek merupakan wadah bagi pengurus LKIM-PENA untuk menggali ilmu sebagai bekal dalam menghadapi dunia teknologi yang perkembangannya secara evolutif sekaligus wadah dalam meningkatkan kualitas menyikapi tantangan MEA saat ini.

“Kajian Destek yang dilaksanakan pada kesempatan ini tidak berakhir sampai disini saja, tapi kajian ini akan rutin diadakan yakni sekali dalam sepekan dengan materi-materi yang berbeda serta pemateri yang berbeda pula” tegas Sandy mengakhiri pembicaraannya.

Sabtu, 06 Februari 2016

Kunjungan SMAN 5 Pinrang di Rumah Pena

lkimpena.org,- Salah satu sekolah unggulan di kabupaten yang terkenal dengan makanan palekko'nya hari ini telah mengadakan kegiatan kunjungan di kediaman Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) Unismuh Makassar. Sabtu (06/02/2016)

Kegiatan kunjungan ini dihadiri kurang lebih 26 orang siswa yang didampingi oleh seorang guru dari sekolah tersebut. Pengurus LKIM-PENA periode 2015-2016 menyambutnya dengan ramah dan berbagi pengalaman-pengalaman khususnya dalam lomba menulis. Kunjungan SMAN 5 Pinrang di Rumah Pena ini merupakan rangkaian dari event yang telah diikuti di SMAN 9 Makassar.

"Pertemuan ini adalah langkah untuk tetap mempererat silaturrahmi LKIM-PENA dengan SMAN 5 Pinrang dan semoga LKIM-PENA semakin eksis baik dalam kancah nasional maupun internasional kemudian selalu membimbing adik-adik dari SMAN 5 Pinrang untuk berprestasi dalam bidang penulisan" ucap Pak Anwar (selaku guru pendamping SMAN 5 Pinrang)

Senin, 01 Februari 2016

Harmoniskan Kepengurusan Melalui Kegiatan Upgrading


lkimpena.org- Sebagai salah satu wujud dari program kerja Bidang II Pendidikan dan Pelatihan, UKM Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) Universitas Muhammadiyah Makassar kembali melaksanakan kegiatan Upgrading dengan tema “Harmonisasi Kepengurusan Melalui Nilai-Nilai Religius dalam Mewujudkan Lembaga Visioner”. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Iqra B 4.5 Unismuh Makassar (Senin, 01/02/2016).

Upgrading merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun oleh pengurus LKIM-Pena, sebagai wujud dari proses penyatuan antar pengurus. Kegiatan tersebut dibuka oleh Dian Pramana Putra, S.Pd., M.Pd. selaku Ketua Umum LKIM-PENA Periode 2009-2010 menggantikan Pembina, Dr.Abd.Rahman Rahim, M.Hum yang tidak sempat hadir pada kesempatan itu.

Kegiatan Upgrading dibuka pada pukul 08.00 WITA yang dilanjutkan dengan agenda pemberian materi kepada para pengurus yang menjabat pada periode 2015-2016. Materi pertama adalah Kesekretariatan yang dibawakan langsung oleh Andi Muhammad Syahwalil Akbar selaku Sekretaris Umum Periode 2014-2015. Selanjutnya materi kedua mengenai Tata Kerja dan Manajemen Organisasi yang dibawakan oleh Ketua Umum Periode 2013-2014, Sandi Pratama, S.Pd.I, dan materi terakhir tentang Teknik Lobi dan Retorika yang dibawakan oleh Arief Muchsin, S.Pd., M.Pd. selaku Ketua Umum Periode 2007-2009.
 
Sebanyak 60 pengurus 2015-2016 mengisi ruangan sebagai peserta. Beberapa anggota himpunan juga ikut meramaikan kegiatan tersebut. Di antaranya adalah himpunan mahasiswa dari jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI), dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Fisika. Acara tersebut juga dihadiri oleh anggota LKIM-PENA yang telah dimisioner, mulai dari angkatan II, angkatan IV, angkatan VI, dan angkatan ke-VII yang baru melepas jabatan pada Desember lalu. Salah satu diantaranya adalah Arman, Ketua Umum LKIM-PENA Periode 2014-2015.

Melalui kegiatan tersebut Pengurus LKIM-PENA Periode 2015-2016 yang baru dilantik pada bulan lalu diharapkan mampu mengemban amanah untuk mempertahankan keeksistensian lembaga melalui persatuan antar pengurus. “Substansi dari kegiatan Upgrading adalah menjalankan peran untuk menghidupkan lembaga. Saya juga mengharapkan pengurus mampu membaca kepengurusan tiap masa sebagai bekal untuk mengurus lembaga kedepannya. Sesuai dengan tema yang telah diusung” Ujar Dian Pramana Putra, S.Pd., M.Pd.