Senin, 04 April 2016

Kandang Portable sistem Solar Panel, Suplai Pemenuhan Cahaya pada Masa Brooding Guna Percepatan Pertumbuhan Ayam Broiler dan Efisiensi Ekonomi Peternak Ayam Broiler di Indonesia


Kandang Portable sistem Solar Panel,  Suplai Pemenuhan Cahaya pada Masa Brooding Guna Percepatan Pertumbuhan Ayam  Broiler dan Efisiensi Ekonomi Peternak Ayam Broiler di Indonesia

Imran S

Universitas Muhammadiyah Makassar

RINGKASAN

Peran sub sektor peternakan terhadap pembangunan pertanian cukup signifikan, Sumbangan produk domestik bruto (PDB) sub sektor peternakan terhadap pertanian adalah sebesar 12 persen. Salah satu satu usaha yang banyak diminati penduduk Indonesia pada sektor peternakan unggas yaitu usaha ternak ayam boiler. Namun usaha ini membuat peternak mengelu karna harga produksi tinggi dalam hal ini harga pembayaran listrik akibat ayam boiler pada masa boording harus mendapatkan pemenuhan cahaya 24 jam dalam sehari selama 14 hari. Sementara dalam pemenuhan cahaya peternak masih menggunakan cara tradisional begitupun dengan desain kandang. Padahal manajemen perkandangan merupakan salah satu fakktor penting penentu keberhasilan dalam usaha pemeliharaan ayam broiler. Kandang berperan penting dalam memberikan kenyamanan pada ayam broiler yang dipelihara agar dapat tumbuh dengan baik dan mampu berproduksi secara optimal. Oleh karenanya kami mendesain kandang portable sistem solar panel,  suplai pemenuhan cahaya pada masa brooding guna percepatan pertumbuhan ayam  broiler dan efisiensi ekonomi peternak ayam broiler di Indonesia. Kandang ini sudah memenuhi standar kandang ayam yang baik. Kandang ini dirancang dengan sistem portable untuk memudahkan peternak menambah ukuran dan membersihkan kandang. Pada pemenuhan cahaya kandang sudah dilengkapi solar panel pada atap sehingga memungkinkan pemenuhan cayaha terus menerus selama proses boording. Diharapkan kandang portable sistem solar panel ini dapat dibuat dengan secara pabrikasi untuk mengefisien ekonomi peternak ayam. Kandang portable sistem solar panel solusi cerdas untuk pemenuhan cahaya, biaya murah dan memenuhi syarat kandang ayam yang baik. Tujuan program ini yaitu untuk membuat desain kandang portable sistem solar panel suplai pemenuhan cahaya pada masa brooding guna percepatan pertumbuhan ayam  broiler dan efisiensi ekonomi peternak ayam broiler di Indonesia. Target program yaitu peternak ayam boiler di Indonesia dapat menggunakan kandang portable sistem solar panel. Metode yang digunakan dalam program: Analisis kebutuhan, desain konsep sistem, pembuatan alat, uji coba, evaluasi dan implementasi. Pembuatan kandang portable diawali dengan perangkaian komponen kandang kemudian membuat rangkaian solar panel sehingga dapat membuat lampu menyala, dan terakhir pemasangan sehingga membentuk kandang portable sistem solar panel.


Kata Kunci: Ayam  Broiler, Kandang Portable sistem Solar Panel,  Masa Brooding.



Jumat, 01 April 2016

RANCANG BANGUN DESAIN RUMAH BAMBU SISTEM FABRIKASI SEBAGAI SOLUSI PEMBANGUNAN RUMAH PASCA BENCANA ALAMDI INDONESIA DALAM MENGHADAPI ASEAN ECONOMIC COMMUNITY

RANCANG BANGUN DESAIN RUMAH BAMBU SISTEM FABRIKASI SEBAGAI SOLUSI PEMBANGUNAN RUMAH PASCA BENCANA ALAMDI INDONESIA DALAM MENGHADAPI ASEAN ECONOMIC COMMUNITY 

Makmur 

Universitas Muhammadiyah Makassar 

RINGKASAN 

Kegiatan penanggulangan bencana alam di Indonesia selama ini terkesan hanya difokuskan pada kegiatan tahap tanggap darurat saja. Artinya hanya bertindak setelah bencana terjadi, sementara selama bencana belum terjadi praktis pemerintah cenderung tidak melakukan hal-hal yang signifikan. Hal ini dapat dilihat dari pemberian bantuan pembangunan rumah bagi korban bencana alam, rumah ini terbuat dari kayu yang secara otomatis diambil dari hutan kayu yang ada di Indonesia. Berdasarkan keadaan ini maka penulis mendesain rumah yang menggunakan produk lokal dalam hal ini bambu.Desain rumah yang akan dibuat dalam karya ilmiah ini adalah rumah fabrikasi. Keunggulan dari rumah fabrikasi yang didesain yaitu konstruksi pembangunannya cepat, karena menggunakan modul hasil fabrikasi industri (pabrik) yaitu baja ringan dan memanfaatkan bambu sebagai pelengkap elemen-elemen rumah. Desain rumah fabrikasi yang menggunakan baja ringan dalam penyusunan rangkanya dan dikombinasikan dengan bambu sebagai pelengkap elemen-elemen rumah. Dalam karya tulis ini akan di bahas keunggulan-keunggulan rumah bambu fabrikasi dalam pembangunan rumah pasca bencana alam.Untukmenghasilkan sebuah desain rumah bambu fabrikasi yang mengkombinasikan baja ringan dan tanaman rakyat Indonesia yang potensial yaitu bambu, desain ini dapat diterapkan sebagai model pembangunan rumah bantuan pasca bencana alam. Komponen-komponen utama rumah bambu fabrikasi, seperti tiang-tiang utama, rangka atap dan reng serta modul pemasangan dapat dipesan melalui industri (pabrik) dan sebagian dapat pula dipasang oleh pabrik (off site). Dengan demikian, beberapa manfaat dapat diperoleh jika dibandingkan dengan pembangunan rumah bantuan bencana alam yang selama ini terbuat dari kayu, seperti waktu konstruksi yang cepat karena modul desain telah ada dan pekerja dilapangan tinggal memasang sesuai petunjuk di modul, lingkungan pembangunan yang lebih bersih dan ramah lingkungan.

Key Word: Rumah Pabrikasi, Pasca Bencana, Masyarakat.

TABLE HERBAL PLANTS SEBAGAI MEDIA PEMANFAATAN TANAMAN HERBAL KEPADA MASYARAKAT

TABLE HERBAL PLANTS SEBAGAI MEDIA PEMANFAATAN TANAMAN HERBAL KEPADA MASYARAKAT 

Sandy Warman 
Universitas Muhammadiyah Makassar 

RINGKASAN 

Tanaman obat dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti kanker, diabetes, gangguan jantung, darah tinggi, dan berbagai penyakit yang banyak diderita slema ini.Tanaman tersebut dapat dimanfaatkaan secara langsung sebagai makanan ataupun diolah menjadi obat melalui proses pengolahan dan ekstrasi. Beberapa produk hasil olahan tersebut dapat berupa jamu, minyak atsiri, salep dan berbagai produk lainnya. Saat ini masyarakat lebih mengenal dengan istilah obat herbal. Masyarakat kurang begitu mengenal tanaman obat tersebut sehingga perlu adanya pengenalan agar dapat dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Pengenalan pertama adalah memperkenalkan tanaman tersebut yang banyak dimanfaatkan oleh manusia, padahal tanaman obat tersebut ada di lingkungan rumah sebagai tempat tinggal, maka perlu adanya pengenalan obat kepada masyarakat agar lebih termanfaatkan. Tanaman obat mempunyai resiko yang minimal yang perlu adalah cara memanfaatkan. Meja berbasis media kesehatan dengan gambar informasi tentang pemanfaatan tanaman obat herbal yang didesain dan diproduksi sesuai dengan kebutuhan pasar sekaligus menjadi media promosi dalam memanfaatkan tanaman obat herbal sebagai media penyembuhan penyakit. Selain itu, program ini diharapkan dapat menjadi awal berwirausaha bagi mahasiswa menuju wirausahawan. Dalam proses pembuatannya, meja akan di hiasi dengan gambar-gambar dan pengetahuan mengenai tanaman-tanaman herbal Indonesia, misalkan dengan memberikan hiasan gambar dan informasi pemanfaatan tanaman “secang” yang merupakan tanaman yang mampu dimanfaatkan untuk berbagai pengobatan dan kesehatan. Biaya yang dibutuhkan dalam pelaksanaan Program Table Herbal plants ini berjumlah Rp. 10.685.000,-.

Keywords : Table Herbal Plants, Media dan Masyarakat

Kamis, 24 Maret 2016

Kader LKIM-PENA Menjadi Peserta dalam Ajang Asian Youth Camp 2016

lkimpena.org,- Salah satu kader Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) Universitas Muhammadiyah Makassar kembali menorehkan prestasinya sebagai peserta dalam ajang AYC 2016 (Asian Youth Camp 2016) di Kota Malang. Kamis (24/03/2016)

Sefira Salsabila adalah salah satu pengurus dari LKIM-PENA yang berasal dari jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris akan mewakili Universitas Muhammadiyah sebagai peserta dalam ajang AYC 2016. AYC 2016 akan dilaksanakan pada tanggal 26 - 30 Maret 2016 bertempat di Kota Malang.

The Asian Youth Camp adalah sebuah program yang menawarkan wadah unik bagi kaum muda di seluruh dunia untuk melakukan pertukaran dan pengalaman belajar, mengidentifikasi dan merasakan identitas daerah Asia dan meningkatkan pemahaman lintas budaya untuk mendorong dan menghasilkan masyarakat yang mandiri di daerah pedesaan Asia. Acara ini akan membuat peserta lebih dekat dengan masyarakat di seluruh Asia, dan bisa merasakan kehidupan sehari-hari mereka sebagai penduduk setempat dan mengembangkan kapasitas saat membuat pembangunan berkelanjutan, kontribusi sosial dan perbedaan dalam komunitas tersebut.

"Harapan terbesar saya adalah semoga ini menjadi langkah awal bagi saya untuk menyikapi Masyarakat Ekonomi ASEAN dan ini akan menjadi sebuah pengalaman yang mengesankan bagi saya bertemu dengan pelajar-pelajar yang ada diseluruh Asia". Ujar Sefira Salsabila (selaku peserta dalam kegiatan tersebut)

Minggu, 20 Maret 2016

LKIM-PENA Sajikan KURMA Setiap Hari di Rumah Pena



lkimpena.org,- Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran Universitas Muhammadiyah Makassar melaksanakan kegiatan KURMA (Kuliah Renungan Malam) di Rumah Pena. Minggu (20/03/2016)

Siapa bilang kurma itu hanya ada di Negara Arab Saudi? untuk menikmati kurma tidak perlu lagi jauh-jauh ke Negara Arab Saudi, karena di LKIM-PENA ada juga disajikan hidangan KURMA loh. Tapi kurma di LKIM-PENA itu namanya Kuliah Renungan Malam. KURMA (Kuliah Renungan Malam) merupakan agenda yang diadakan setiap hari ba'da maghrib oleh pengurus LKIM-PENA periode 2015/2016. Seperti halnya buah kurma pada umumnya yang kita ketahui merupakan buah yang bentuknya kecil namun memiliki  banyak khasiat dan manfaat bagi tubuh manusia. Sama halnya dengan KURMA yang ada dilaksanakan oleh LKIM-PENA, merupakan sebuah kajian spiritual yang bentuknya tidak terlalu formal dan mewah tetapi insyaallah akan banyak memberikan manfaat bagi pengurus LKIM-PENA.

Sore tadi, KURMA dibawakan oleh Andi Asril sebagai moderator, Ince Resky Naing sebagai pembaca ayat suci Al-Qur'an, Sasmita Indriani sebagai pemateri 1 dan Makmur, SP sebagai pemateri 2. Selain dihadiri oleh pengurus LKIM-PENA periode 2015/2016, juga diramaikan oleh calon anggota baru Diklat Ilmiah X.

"Sayangilah orang tua kita, yang telah mempertaruhkan nyawanya untuk melahirkan dan membesarkan kita. Orang tua bagi saya bukanlah manusia, tetapi lebih pantas untuk dikatakan sebagai malaika" itulah sedikit kutipan dari Sasmita Indriani (calon anggota baru sekaligu sebagai pemateri pada kegiatan tersebut).

Sabtu, 19 Maret 2016

Tingkatkan Skill Bahasa Inggris melalui English Day


lkimpena.org,- Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran Universitas Muhammadiyah Makassar kembali melaksanakan English Day di Rumah Pena. Sabtu (19/03/2016)

English Day merupakan program kerja dari Bidang Pendidikan dan Pelatihan yang dilaksanakan setiap hari sabtu  secara rutin di Rumah Pena. English Day ini dihadiri oleh pengurus LKIM-PENA periode 2015/2016 dan anggota baru Diklat Ilmiah X. Pada kesempatan ini English Day dibawakan oleh Indo Upe A yang merupakan wakil sekretaris umum LKIM-PENA periode 2014/2015 dengan membawakan materi tentang "The adventages when join in organisation & the disadventages when do not join in organisation"  yang dibagi menjadi 6 group discussion dalam melatih speaking kader dalam menghadapi MEA.

Menurut pemateri English Day mengatakan bahwa "Bahasa Inggris sangat penting di era Masyarakat Ekonomi ASEAN saat ini, karena dengan menguasai Bahasa Inggris seseorang akan mudah berkomunikasi dengan masyarakat diberbagai belahan dunia."

Jumat, 18 Maret 2016

1 Tim Kader LKIM-PENA Siap Bertarung di Kota Palembang


lkimpena,org,- Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) Universitas Muhammadiyah Makassar kembali menorehkan prestasinya di kancah nasional dengan meloloskan satu tim dalam ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah LKMM VI (Latihan Kepemimpinan Mahasiswa Manajemen Nasional VI) yang diadakan oleh BEM Politeknik Negeri Sriwijaya, Palembang. Jum'at (18/03/2016)

Kembali Unit Kegiatan Mahasiswa yang bergelut dalam bidang penulisan dan penelitian tersebut mengutus kadernya dalam ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah LKMM VI di Politeknik Negeri Sriwijaya. Dari 15 tim yang lolos seleksi full paper, LKIM-PENA mengutus satu tim yang nanti tim tersebut akan mempresentasikan karyanya dihadapan dewan juri pada tanggal 28 Maret sampai 1 April di kampus Politeknik Negeri Sriwijaya Palembang. Satu tim tersebut diketuai oleh Novianti Akhriani (FEBIS/Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan) dan Riska (FKIP/Pendidikan Fisika) sebagai anggota.

Kegiatan tersebut merupakan kegiatan pelatihan yang diselenggarakan setiap tahun dan pada tahun ini kegiatan ini merupakan kegiatan pelatihan yang ke-6 yaitu Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa Nasional VI dengan tema “Pemuda dan Bangsa yang Besar”. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk pemimpin muda yang mampu memfilterisasi negara dari intervensi dan korporasi asing terhadap Indonesia terutama dalam penerapan nilai-nilai pancasila serta keutuhan sumber daya alam dan sumber daya manusia di Indonesia, meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam berorganisasi, pengetahuan wawasan kebangsaan dan kesadaran politik sebagai warga negara yang baik dan bertanggungjawab, serta meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam bidang kepemimpinan dan manajemen.

"Ini adalah langkah pertama kami dalam mengharumkan almamater tercinta, terima kasih banyak saya ucapkan kepada kedua orang tua dan teman-teman pengurus LKIM-PENA yang senantiasa mendo'akan yang terbaik untuk kami". Ujar Novianti Akhriani (selaku peserta pada ajang tersebut).