Kamis, 08 Desember 2016

2 Tim kader LKIM-PENA Siap Bertarung di Kampus Merah Universitas Hasanuddin


lkimpena.org,- Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) Universitas Muhammadiyah Makassar beberapa kadernya kembali menorehkan prestasinya di kancah Nasional dengan meloloskan dua tim dalam ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah Kemaritiman Nasional 2016 yang diadakan oleh Rektorat Universitas Hasanuddin Makassar. Kamis (12/12/2016)

Unit Kegiatan Mahasiswa yang bergelut dalam bidang penulisan dan penelitian tersebut mengutus kadernya dalam ajang Lomba KaryaTulis Ilmiah di Universitas Hasanuddin Makassar. Dari 15tim bidang kajian wilayah pesisir yang lolos seleksi full paper, LKIM-PENA mengutus dua tim yang nanti tim tersebut akan mempresentasikan karyanya di depan dewan juri pada tanggal 09 Desember 2016 di kampus Universitas Hasanuddin Makassar. Dua tim yang lolos tersebut mereka adalah  Uswatuh Hasanah (FKIP/ Teknologi Pendidikan), Ita Purnamasari Rahman (FKIP/ Pendidikan Biologi), Hasriati (FISIPOL/Ilmu Administrasi Negara) dan tim lainnya Yulianti (FKIP/Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris), Rahmayani Aksa (FKIP/Pendidikan Bahasa Inggris) dan Riska Aulia Sartika (FKIP/Pendidikan Bahasa Inggris).

Kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang diselengarakan ketiga kali sejak tahun 2012, dan kembali dilaksanakan untuk yang keempat kalinya pada tahun 2016 ini dengan tema: “Membangun Potensi Benua Maritim Indonesia”. Kegiatan ini bertujuan untuk memunculkan kreativitas mahasiswa melalui karya tulis ilmiah yang dapat memberikan nilai dan manfaat untuk peningkatan kesejahteraan pesisir dan merupakan salah satu pembinaan idealisme serta menanamkan dan membina kepedulian mahasiswa terhadap pengembangan ilmu dan teknologi kemaritiman serta kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Ini adalah sebuah kebanggan dan amanah bagi kami dalam mengharumkan almamater tercinta, terimakasih banyak kami ucapkan kepada kedua orang tua dan teman-teman pengurus LKIM-PENA yang senantiasa membimbing, mengarahkan serta mendo’akan kami, yang terbaik untuk kami”. Ujar Uswatun Hasanah (selaku peserta pada ajang tersebut).

Milad ke-11 LKIM-PENA Siap Mempersembahkan Karya Nyata



lkimpena.org., Dalam rangka perayaan Perayaan Milad ke 11 Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) Universitas Muhammadiyah Makassar tanggal 10 Desember 2016, pengurus persembahkan karya nyata dari setiap bidang sebagai wujud kontribusi bagi kampus dan negara Indonesia. Kamis (08/12/2016)

Sabtu 10 Desember 2016 merupakan hari terpenting bagi seluruh keluarga besar LKIM-PENA. Pasalnya, hari tersebut merupakan hari lahirnya Unit Kegiatan Mahasiswa yang telah lama berdiri selama 11 tahun di kampus Universitas Muhammadiyah Makassar.

Milad ke-11 LKIM-PENA tahun ini mengangkat tema "Karya Nyata dalam Satu Kesatuan" yang akan dilaksanakan pada tanggal 10 Desember 2016 bertempat di Auditorium Al-Amin Universitas Muhammadiyah Makassar. Kegiatan tersebut nantinya akan dirangkaikan dengan berbagai macam item kegiatan seperti Dialog Kepengurusan LKIM-PENA, Launching Karya Nyata, dan hiburan lainnya.

Tekhusus pada launching karya nyata, acara ini merupakan persembahan karya nyata dari setiap bidang di LKIM-PENA yakni Bidang Penelitian dan Penalaran, Bidang Pendidikan dan Pelatihan, Bidang Pengembangan Kreativitas dan Bidang Kewirausahaan dan Jaringan. Persembahan karya nyata ini sebagai wujud persembahan atas kerja-kerja dari pengurus LKIM-PENA dalam satu periode ini.

"Harapan saya pada Milad ke-11 ini, LKIM-PENA semakin jaya, semakin melahirkan karya-karya inovatif, dan semakin menjadi lembaga yang memberi kontribusi besar dan nyata bagi kampus tercinta" Ujar Darwis (Ketua Umum LKIM-PENA periode 2015-2016)


Minggu, 04 Desember 2016

CREATIVE DAY: MENGUBAH PARADIGMA BERFIKIR


lkimpena.org- Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) Universitas Muhammadiyah Makassar melaksanakan pelatihan pengolahan barang bekas. Kegiatan ini dilaksanakan di sekretariat LKIM-PENA Jl. Mallengkeri 1 Perumahan Griya Adenium Blok C No. 8, (3/12/2016).

Kegiatan ini diberi nama “Creative Day” yang merupakan salah satu program kerja bidang pengembangan kreativitas pengurus LKIM-PENA periode 2015/2016. Dr. Fatmawati M.Si bertindak sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut. Beliau adalah salah satu dosen di Universitas Muhammadiyah Makassar sekaligus direktur Bank Sampah Sindir Kota Makassar. Sebagai pertemuan awal ini ibu Fatmawati memaparkan materi tentang pentingnya pengolahan sampah. Menurut Ibu Fatmawati, sampah merupakan salah satu permasalahan lingkungan terbesar bagi Indonesia terkhusus bagi masyarakat Kota Makassar. Adapun permasalahan yang ditimbulkan oleh sampah yaitu timbuanan sampah  semkin besar dan paradigma pengolahan sampah yang tidak sesuai. Selama ini masyarakat hanya memandang sampah sebagai barang buangan tak bernilai namun pada kenyataannya sampah adalah sebuah berkah bagi mereka yang mampu mengolah sampah tersebut menjadi barang yang kreatif bernilai ekonomis. Mengingat Kota Makassar adalah salah satu Kota dengan kuantitas penduduknya yang sangat besar memungkinkan produksi sampah akan besar pula. Sebuah penelitian menyatakan bahwa setiap manusia menghasilkan 0,50 - 1  kg sampah perhari yakni sekitar  17% sampah plastik. Kota makassar dapat menghasilkan sampah lebih dari 500 ton perhari (DKP, 2015) dan diperkirakan tahun 2020 adalah batas penampungan sampah Kota Makassar bisa digunakan.

Pengolahan sampah menjadi salah satu cara dalam mencegah kerusakan lingkungan. Mengingat sampah-sampah yang memiliki jangka waktu lama untuk terurai berpotensi dalam merusak lingkungan namun ironisnya produksi sampah anorganik, misalnya plastik oleh manusia sangat besar. Olehnya itu diperlukan kesadaran yang tinggi untuk mengubah kebiasan buruk dalam hal membuang sampah di setiap tempat tanpa pernah berfikir dampak dari perbuatan tersebut. 

Darwis, selaku Ketua Umum LKIM-PENA mengungkapkan bahwa pada dasarnya kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas mahasiswa terkhusus pengurus LKIM-PENA. Kreativitas yang dimaksud adalah mengolah barang bekas menjadi barang-barang kreatif, bernilai sosial dan ekonomis. Selain pengembangan kreativitas, tujuan yang paling utama dalam kegiatan ini adalah memberikan kesadaran kepada mahasiswa untuk senantiasa berfikir kreatif, cerdas dan solutif terhadap permasalahan lingkungan sekitar. Mahasiswa sebagai agent of change (agen perubahan) sudah seyogyanya untuk senantiasa ikut andil dalam menyikapi setiap permasalahan yang ada, melakukan kegiatan-kegiatan positif yang mengarah pada sebuah perubahan.

Selama kegiatan berlangsung, pemateri sangat komunikatif dalam menyampaikan materinya sehingga peserta merasa enjoy untuk mendengarkan setiap penjelasan yang disampaikan. Kegiatan creative day ini diwarnai dengan antusias peserta mengajukan pertanyaan mengenai pengolahan sampah itu sendiri. Hingga dipenghujung acara masih ada beberapa orang yang ingin mengajukan pertanyaan namun adzan magrib telah berkumandang sehingga pertemuan tersebut diakhir tepat Pukul 18: 00 Wita.