Sabtu, 16 Februari 2019

Panduan Sistematika Penulisan Karya Tulis Ilmiah (KTI) Kelompok Diklat Ilmiah XIII


Bismillahirrohmanirrohim.
Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakaatu
Setelah pembagian Karya Tulis Ilmiah (KTI) kelompok diumumkan, maka peserta Diklat Ilmiah XIII dapat mengunduh panduan sistematika penulisan Karya Tulis Ilmiah (KTI) kelompok melalui
link di bawah ini:


Kamis, 14 Februari 2019

Daftar Pembagian Kelompok Karya Tulis Ilmiah (KTI) Beserta Nama Tutor Diklat Ilmiah XIII


Bismillahirrohmanirrohim.
Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakaatu
Kegiatan Indoor Diklat Ilmiah XIII yang berlangsung selama empat hari akhirnya telah selesai dilaksanakan. Selamat kepada peserta yang telah berhasil melewati tahapan  Indoorini. Selamat berjuang ke  tahapan selanjutnya

Berikut adalah pembagian kelompok Karya Tulis Ilmiah (KTI) beserta nama tutor Diklat Ilmiah XIII yang dapat di unduh pada link dibawah ini:
http://bit.ly/2Gqwa5u


Memperluas Wawasan dan Pengalaman Peserta, LKIM-PENA Adakan Kunjungan Ilmiah di Hari Terakhir Pelaksanaan Indoor Diklat Ilmiah XIII

Suasana Kunjungan Ilmiah
Suasana Peserta Sedang Mereview Jurnal
lkimpena.org,-Memasuki hari keempat kegiatan Indoor Diklat Ilmiah XIII, Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) Universitas Muhammadiyah Makassar melaksanakan Kunjungan Ilmiah ke Lembaga Penelitian dan Penalaran di beberapa Universitas yang ada di kota Makassar. Kegiatan ini berlangsung pada pukul 09.30 hingga 14.30 Wita. Kamis (14/02/2019).


Kunjungan Ilmiah merupakan salah satu rangkaian kegiatan pada tahap Indoor Diklat Ilmiah XIII yang wajib dilalui seluruh peserta. Kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan dan pengalaman peserta sehingga dapat merangsang ide-ide kreatif dan inovatif yang bersifat ilmiah. Kunjungan ilmiah ini juga dijadikan sebagai bentuk pengenalan identitas beberapa Lembaga Penelitian dan Penalaran yang berada di Universitas se-kota Makassar.

Adapun Lembaga Penelitian dan Penalaran yang menjadi objek pada Kunjungan Ilmiah ini yaitu LPPPM Universitas Muhammadiyah Makassar, LEMLIT Universitas Negeri Makassar, LPPM Universitas Bosowa Makassar, LPPM Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, dan LPPM Universitas Patria Artha.

Ketua LPPM Universitas Bosowa, saat ditemui di ruangan kerjanya, merasa bangga dan menyambut dengan rasa antusias atas Kunjungan Ilmiah yang diadakan oleh Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) Universitas Muhammadiyah Makassar.

“Melalui kunjungan ilmiah ini, tentunya menjadi sebuah kebangaan tersendiri bagi saya, ananda sekalian telah menunjukkan antusiasmenya dalam belajar tentang penelitian di usia semester yang masih belia ini. Nikmati proses dengan baik, insya Allah ketika ananda bersungguh-sungguh ananda akan dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian di Indonesia, khususnya wilayah Indonesia Timur” tutur ketua LPPM Universitas Bosowa.

Pada sesi terakhir Kunjungan Ilmiah, peserta diajak untuk mereviewjurnal milik kampus yang menjadi objek Kunjungan Ilmiah. 

Senin, 11 Februari 2019

Pembukaan Indoor Diklat Ilmiah XIII LKIM-PENA UNISMUH MAKASSAR



 
Suasana Pembukaan Indoor Diklat Ilmiah XIII 
lkimpena.org,-Unit Kegiatan Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (UKM LKIM-PENA) Universitas Muhammadiyah Makassar periode 2018-2019  telah melaksanakan pembukaan Indoor Diklat Ilmiah XIII. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 11 Februari 2019 bertempat di Aula Perpustakaan Umum Multimedia Makassar. Senin(11/02/2019).


Indoor Diklat Ilmiah XIII adalah salah satu tahapan dalam pendiklatan yang merupakan program kerja wajib bidang Pendidikan dan Pelatihan Lembaga Kreativitas Ilmiah Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) periode 2018-2019 Universitas Muhammadiyah Makassar, berlangsung selama empat hari sejak 11-14 februari 2019.

Tema yang diangkat dalam Pendidikan dan Pelatihan ke XIII  ini adalah “Intelektualisasi Generasi Muda yang Berintegritas dan Kompetitif untuk Mewujudkan Penelitian Berkualitas”. Ada tiga poin yang ditekankan dari tema yang menjadi harapan dalam pendiklatan, yaitu upaya memproses mahasiswa menjadi generasi yang berintelektual, memiliki jiwa yang berintegritas, dan berdaya saing yang tinggi.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ayahanda Dr. Muhammad Tahir selaku Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Makassar. Beliau menyampaikan bahwa luaran yang diharapkan dari peserta Diklat Ilmiah XIII setelah menjalani kegiatan Indoor ini adalah menjadi agent of change dalam menyebarkan semangat berkarya terhadap seluruh mahasiswa baik dalam lingkup jurusan maupun dalam lingkup universitas.
“Diklat Ilmiah XIII ini adalah wadah yang tepat untuk menumbuhkan dan meningkatkan softskill mahasiswa Unismuh dalam hal kepenulisan Ilmiah, terutama dalam pembuatan Proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Hal ini akan dapat menunjang mahasiswa untuk siap mengikuti ajang kepenulisan paling bergengsi yang diadakan setiap tahun oleh Dikti, yaitu Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS). Oleh karena itu, jalani setiap prosesmu dan tuntaskan hingga akhir” tutur Ayahanda Muhammad Tahir, M.Si.
Adapun tamu undangan yang hadir dalam pembukaan Indoor Diklat Ilmiah XIII yaitu kakanda alumni LKIM-PENA, Unit Kegiatan Mahasiswa sepuluh pilar Universitas Muhammadiyah Makassar, Badan Eksekutif Mahasiswa dan Himpunan Mahasiswa Jurusan Universitas Muhammadiyah Makassar, serta Lembaga Penelitian dan Penalaran eksternal kampus.


Rabu, 06 Februari 2019

Menuju Indoor Diklat Ilmiah XIII, LKIM-PENA Adakan Technical Meeting

Pemberian Motivasi dari kakanda  Nur Asmi M, S.Pd.
Suasana Technical Meeting Indoor

lkimpena.org,-Jelang kegiatan Indoor Diklat Ilmiah XIII, Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) telah melaksanakan technical meeting yang diadakan di pelataran lantai 2 Universitas Muhammadiyah Makassar. Rabu (06/02/2019).


Technical meeting diadakan sebagai upaya mempersiapkan administrasi dan kesiapan diri peserta Diklat Ilmiah XIII. Agar lebih memudahkan peserta Diklat Ilmiah XIII dalam memahami teknisi pelaksanaan IndoorDiklat Ilmiah XIII yang akan berlangsung 11-15 Februari 2019 di Aula Perpustakaan Umum Multimedia Makassar, Didin Ferdiansyah selaku ketua panitia menyampaikan hal-hal yang perlu disiapkan, baik dari segi materiil maupun non materiil kepada seluruh peserta Diklat Ilmiah XIII. Turut hadir dalam kegiatan technical meeting, kakanda Nur Asmi M, S.Pd. memberikan motivasi kepada peserta untuk tetap semangat melanjutkan proses.
“Hasil tidak pernah mengkhianati niat dan proses. Untuk menjalani tahap pendiklatan dan menggapai seluruh impian, diperlukan seluruh daya dan upaya. Namun yang paling utama adalah restu dari Orangtua. Hal tersebut akan memudahkan segala langkah dalam menjalani impian” tutur kakanda Nur Asmi M, S.Pd di akhir pembicaraannya.

Minggu, 03 Februari 2019

Tingkatkan Kualitas Penelitian, Pengurus LKIM-PENA Periode 2018-2019 Adakan Sekolah Pena



Suasana Pembukaan Sekolah Pena 
lkimpena.org,- Unit Kegiatan Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (UKM LKIM-PENA) Universitas Muhammadiyah Makassar periode 2018-2019  akhirnya kembali membuka program Sekolah Pena. Kegiatan ini dibuka pada Ahad, 03 Februari 2019 bertempat di Menara Iqra 2.8 kampus Universitas Muhammadiyah Makassar. Ahad, (03/02/2019).


Pembukaan Sekolah Pena dihadiri oleh pengurus LKIM-PENA periode 2018-2019 dan turut menghadirkan kakanda Fajri Basam, S.Pd., M.Pd. selaku pembina LKIM-PENA sekaligus membuka kegiatan ini secara resmi.

Sekolah Pena merupakan salah satu program kerja wajib dari Bidang Penelitian dan Penalaran LKIM-PENA yang rutin diadakan setiap pekan. Program ini bertujuan sebagai wadah dalam meningkatkan kualitas kader LKIM-PENA di bidang penelitian.

Ketua bidang penelitian dan penalaran, kakanda Amzal Adam mengungkapkan, Sekolah Pena terdiri atas tiga tingkatan kelas yaitu Sekolah Pena tingkat I ditujukan kepada peserta Diklat Ilmiah XIII, Sekolah Pena tingkat II ditujukan kepada pengurus LKIM-PENA angkatan XII, dan Sekolah Pena tingkat III dikhususkan kepada pengurus LKIM-PENA angkatan XI.

Dibukanya Sekolah Pena secara resmi, kakanda Fajri Basam turut menyampaikan harapannya bahwa segala elemen dalam sistem manajemen Sekolah Pena ini diharapkan dapat terus saling bersinergi dan terus lebih update terhadap perkembangan zaman sehingga dapat mendongkrak kualitas penelitian yang lebih baik.

Pembukaan Sekolah Pena ini kemudian dilanjutkan dengan rangkaian pemberian materi “Teknik Literasi Ilmiah di Era Digital” oleh kakanda Fajri Basam sebagai materi pengantar yang membekali peserta mengenai teknik berliterasi di era digital.

"Berkontribusi dalam penelitian itu bukan di ukur dari seberapa banyak kamu meneliti, tapi seberapa kamu mempublikasikannya dan mengimplementasikannya ke masyarakat” tutur kakanda Fajri Basam.

Jumat, 01 Februari 2019

Peserta Diklat Ilmiah XIII Ikuti Tes Wawancara, Simak Pengumumannya !



lkimpena.org,- Sebanyak 279 peserta Diklat Ilmiah XIII telah menjalani tahap seleksi wawancara setelah beberapa hari yang lalu dinyatakan lolos pada tahap Pre-test. Tahapan ini wajib diikuti oleh peserta untuk dapat melanjutkan ke proses berikutnya. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari terhitung sejak 29-31 Januari 2019 di Universitas Muhammadiyah Makassar (Kamis, 31/01/2019).

Tahapan seleksi wawancara memiliki beberapa proses yang perlu dilalui oleh peserta Diklat Ilmiah XIII. Semua tahapan tersebut bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan peserta Diklat Ilmiah XIII tentang Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (UKM LKIM-PENA), kemampuan (skill) yang dimiliki oleh peserta Diklat Ilmiah XIII hingga membangun komitmen untuk menjalani seluruh rangkaian proses pendiklatan dengan baik.
Pada akhir rangkaian proses wawancara kakanda M. Yusuf. K, selaku koordinator konsultan, berpesan kepada seluruh peserta Diklat Ilmiah XIII agar menuliskan tujuan setiap peserta bergabung di Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (UKM LKIM-PENA) pada sebuah kertas dan menempelkannya di dinding kamar sebagai motivasi ketika telah lelah berproses. “Silahkan adik-adik tulis tujuan masuk ke LKIM-PENA. Setelah itu, silahkan tempel itu di dinding dan jangan sampai kertas itu dilepas sebelum tujuan itu dapat tercapai. Jika suatu saat nanti lelah ataupun semangat mulai menurun, ingatlah kembali tujuan awal  adik-adik semua. Hal terpenting adalah silakan nikmati semua proses yang adik-adik jalani di pendiklatan”. Ungkapnya.
Mewujudkan impian-impian tidaklah mudah, dibutuhkan segala upaya dan doa untuk bisa menggapainya. Salah satu upaya terbaik adalah dengan menjalani setiap proses pendiklatan dengan sebaik-baiknya. Harapannya, setelah menjalani tahap wawancara, seluruh peserta Diklat Ilmiah XIII lebih semangat menjalani tantangan proses kedepannya.

Berdasarkan tes wawancara Diklat Ilmiah XIII yang telah diikuti oleh 279 peserta, yang berhasil lolos mengikuti tahap tersebut sebanyak 220 peserta. Selamat kepada  peserta yang berhasil lolos pada tahap wawancara. Bagi peserta yang belum berhasil, tetap semangat dan jangan pernah berhenti berkarya.

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah pengumuman hasil wawancara peserta Diklat Ilmiah XIII yang dapat diakses DISINI

Kerja keras,
Kerja cerdas,
Kerja ikhlas,
Sukses !