Jumat, 25 Mei 2018

Eksplorasikan Minat dan Bakat Desain dan Teknologi melalui Kajian Destek



lkimpena.org,- Unit Kegiatan Mahasiswa Lembaga Kreativtas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) Universitas Muhammadiyah Makassar melalui Bidang III “Pengembangan Kreativitas (PENTAS)” kembali mengadakan Kajian Desain dan Teknologi (Destek)  bertempat di Gedung Iqra Lantai 4, Universitas Muhammadiyah Makassar. Jum’at, (25/05/2018).


Kajian Desain dan Teknologi (Destek) merupakan program kerja Bidang III “Pengembangan Kreativitas (PENTAS)” LKIM-PENA Periode 2017-2018 yang bertujuan sebagai wadah explorasi minat dan bakat serta meningkatkan keterampilan dan kreativitas kader dalam bidang desain dan teknologi sehingga mampu meningkatkan kualitas kader dalam kepengurusan. Kegiatan destek ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan selama satu bulan sekali dan diperuntukkan bagi seluruh pengurus LKIM-PENA Periode 2017-2018 dan peserta Diklat Ilmiah XII. 

Pada kegiatan yang telah kelima kalinya terlaksana ini berhasil mendatangkan dua pemateri yang mumpuni di bidangnya yaitu Kakanda Sidiq Permana selaku CEO Upana Studio dengan membawakan materi “Tips Website Efektif” dan dilanjutlkan oleh Kakanda Taufiq Mustarin selaku Founder Infanthree dengan membawakan materi “Pengenalan CEO & SEM”. Kegiatan ini juga tak tanggung-tanggung memberikan fasilitas sertifikat sebagai suatu bentuk apresiasi bagi peserta.

Seusai terlakasananya pemberian materi, kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan buka puasa bersama. Kegiatan buka puasa bersama ini dimaksudkan agar menciptakan hubungan emosional yang baik.

Minggu, 13 Mei 2018

Meraih Best Poster Dalam Ajang Cendekia Fair 2018 Di Universitas Mulawarman Samarinda


lkimpena.org,- Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) Universitas Muhammadiyah Makassar berhasil meraih penghargaan Best Poster dalam ajang Cendekia Fair 2018  di Universitas  Mulawarman Samarinda (14/5/2018).
Unit kegiatan mahasiswayang bergelut dalam bidang penulisan dan penelitian tersebut berhasil meloloskan kadernya dalam ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah Cendekia Fair 2018 yang dilaksanakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Lesehan Cendekia Universitas  Mulawarman Samarinda. Dari sekian banyaknya tim yang melakukan proses seleksi full paper dan salah satu nya dari kader LKIM-PENA berhasil sampai pada tahap presentasi. Tim yang lolos tersebut adalah Amzal Adam (Manajemen), Nur Afia Awalia B. (Pendidikan Biologi), dan Muh Agung (Pendidikan dan Sastra Ingris).

Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 11-13 Mei 2018 dengan judul karya yang dipresentasikan MR PARKER: Media Revolusi Karakter Anak Bangsa Berbasis Adventure Games Menuju Indonesia Emas 2045 yang berhasil mendapatkan penghargaan Best Poster.

Memeperkenalkan pendidikan karakter yang  berdasarkan program revolusi karakter nawacita kedelapan presiden Republik Indonesia. Diperkenalkan untuk anak usia dini dimasa golden age, karena masa tersebut merupakan masa penyerapan substansi nilai.



Sabtu, 12 Mei 2018

Pengurus LKIM-PENA Kembali Berkompetisi dalam Lomba Media Pembelajaran





lkimpena.org,- Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) Universitas Muhammadiyah Makassar kembali menorehkan prestasinya di ajang apresiasi gelora pendidikan 2018 yang diadakan di Universitas Sebelas Maret Surakarta. Minggu (13/5/2018).


Apresiasi gelora pendidikan merupakan ajang tingkat nasional yang melombakan Media Pembelajaran, yang diadakan oleh Badan Eksekitif Mahasiswa (BEM) Universitas Sebelas Maret dengan mengangkat tema “Inovasi Ragam Media Pemebelajaran untuk Kemajuan Pendidikan MenujubIndonesia Emas 2045”.

Kegiatan tersebut diadakan di Universitas Sebelas Maret Surakarta, Kedua kader tersebut adalah Irianti dan Nurul Fadillah dari jurusan Pendidikan Matematika telah mempresentasikan hasil karyanya dalam bentuk media pembelajaran, adapun judul karya yang dipresentasikan adalah “Koper Geometri Upaya Mewujudkan Siswa Gemar Matematika Menuju Indonesis Emas 2045”.

“Menciptakan jejak pengalaman adalah salah satu pendidikan terbaik dan menjadi seorang pendidik adalah pengalaman terbaik. Sejatinya, mencerdaskan kehidupan bangsa adalah tugas kami sebagai calon pendidik khususnya dibidang Pendidikan Matematika” Ujar Irianti.