Jumat, 31 Maret 2017

Kader LKIM-PENA Unismuh Makassar Mengikuti Simposium PPI Timur Tengah dan Afrika di Arab Saudi



lkimpena.org,- Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) kembali mendapatkan kepercayaan  mengutus kadernya berkiprah diajang Internasional yaitu mengikuti Simposium PPI Timur Tengah dan Afrika,  berlangsung 1-8 April 2017 di Madinah, Arab Saudi. Jumat, (31/03/17).

Kegitan simposium ini merupakan suatu acara tahunan yang diadakan guna menampung gagasan-gagasan para pelajar/mahasiswa yang sedang menempuh studi di Timur Tengah dan Afrika. Acara ini membawa misi utama yaitu untuk menumbuhkan rasa nasionalisme para pelajar dan mahasiswa serta  ajang konstentasi kampus dan juga salah satu upaya untuk mempererat silaturahmi antar pelajar dan mahasiswa di kawasan Timur Tengah dan Afrika. Tema dari acara ini yaitu “Revitalisasi Simpul Kebangsaan ditengah Kemajemukan”.

Kader yang benama Sumarni jurusan Bahasa Arab Fakultas Agama Islam ini akan menggoreskan jejak-jejak mimpi di Arab Saudi. Berhasil menjadi salah satu peserta yang akan mepresentasikan karya tersebut bukanlah hal yang mudah karena telah melalui proses seleksi yang panjang. Sebanyak 250 pendaftar yang kemudian disaring menjadi 96 karya dari Indonesia selanjutnya berhasil menjadi salah satu dari 8 orang peserta yang lolos.  Karya yang akan dipresentasikan berjudul “Braillo Cardpada Pembelajaran Bahasa Arab untuk Menyongsong Genersi Emas pada Tunanetra”

“Karya ini merupakan sebuah media pembelajaran huruf timbul yang digunakan sekolah luar biasa terkhusus pada tunanetra. Ketertarikan ini berawal dari besarnya semangat dan minat tunanetra menghafal Al-Quran. Tujuannya agar tunanetra mampu berkomunikasi baik secara sederhana maupun sehari-hari. Harapannya semoga media ini dapat digunakan oleh para penderita tunanetra yang meskipun hidup dalam kekurangan tetapi bisa beraktivitas seperti orang normal pada umumnya”. Ujar Sumarni

Sumarni, salah satu peserta pada ajang Simposium PPI Timur Tengah dan Afrika mengungkapkan bahwa semoga LKIM-PENA terus meningkatkan prestasinya diajang Internasional. Harapan terbesarnya saya bukan hanya mengikuti ajang Internasional tetapi juga mampu mengukir prestasi pada lomba yang diikuti. Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Ikhlas, Sukses !!!

Selasa, 28 Maret 2017

KADER LKIM-PENA MENCENGKRAM PREDIKAT JUARA PADA AJANG LOMBA ESAI NASIONAL BIOMA 2017 DI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG


lkimpena.org,- Kader Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) Universitas Muhammadiyah Makassar berhasil membawa predikat Juara pada ajang Lomba Essay Nasional Bioma 2017 yang diadakan oleh Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Selasa (28/03/2017).
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Kementrian Agama Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang yang bertujuan untuk pengembangan ide kreatif, inovatif, dan aplikatif bagi seluruh mahasiswa seluruh Indonesia yang telah melalui proses seleksi. Dari proses tersebut tersaringlah 10 finalis dari berbagai kampus yang berasal dari daerah yang berbeda, salah satunya mahasiswa Unismuh Makassar yang berhasil mempresentasikan karyanya yang dilaksanakan pada tanggal 16-17 Maret 2017. 


Kedua kader LKIM-PENA, Astuti Umar (FISIPOL/Administrasi Negara) dan Andi Reski Amalia Yusman (FKIP/Pendidikan Fisika) mempresentasikan hasil karya Essay mengenai game edukasi yang dikaitkan dengan kearifan lokal yang berjudul “ MAS DORA (Game Edukasi “Adventure of Dara-Daeng”) Berbasis Picachu Games Solusi Kreatif Untuk Melestarikan Budaya Sulawesi Selatan” sesuai dengan Tema kegiatan “Kearifan Lokal untuk Indonesia yang Beradab”. Melalui Esai yang berupa game dan memperkenalkan budaya Sulawesi Selatan dengan icon Dara-Daeng mereka berhasil meraih predikat Juara 2 pada ajang tersebut.


Astuti Umar, salah satu lakon yang berperan dalam juara pada ajang ini berharap agar untuk kedepannya selaku mahasiswa lebih mampu menorehkan prestasi dan mencengkram predikat juara pada ajang lomba lainnya untuk kampus Unismuh Makassar karena setiap kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas yang mampu membuat mereka mengukir prestasi, cerita dan lembaran mimpi yang baru hingga saat ini.



“Tetaplah dalam dekapan LKIM-PENA untuk memberikan yang terbaik untuk Almamater biru tercinta” ujarnya lagi.

Kamis, 16 Maret 2017

Dua Kader LKIM-PENA Siap Mempresentasikan Karya di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang



lkimpena.org,- Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) Universitas Muhammadiyah Makassar kembali menorehkan prestasinya di ajang Lomba Essay Nasional Bioma 2017 yang diadakan oleh Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Kamis (16/03/2017).

Unit kegitan mahasiswa yang bergelut dalam bidang penelitian dan penalaran mengutus dua orang kadernya dalam ajang lomba Essay Bioma 2017 di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang pada tanggal 16-17 Maret 2017. Setelah melalui proses seleksi ratusan karya dari beberapa mahasiswa dari perguruan tinggi lainnya, akhirnya mereka berhasil dinyatakan menjadi salah satu dari 10 finalis yang dapat mempresentasikan Essay.

Kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang dilaksanakan Kementrian Agama Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang dengan tujuan sebagai wadah dan sarana dalam mengembangkan ide kreatif, inovatif, dan aplikatif dari anak bangsa serta melatih mahasiswa dalam mengkritisi dan menganalisa permasalahan-permasalahan yang terjadi di Indonesia dengan dasar pemikiran dan keilmuan yang rasional. Tema dalam kegiatan ini “Kearifan Lokal untuk Indonesia yang Beradab” 

Mereka, Astuti Umar (FISIPOL/Adminisitrasi Negara) dan Andi Reski Amalia Yusman (Pendidikan Fisika/FKIP) telah mempersiapkan diri untuk tampil mempresentasikan karya terbaiknya nanti.  Rangkaian kegiatan finalis pada lomba ini dimulai dari presentasi karya hingga  field trip, adapun judul karya yang akan dipresentasikan adalahMAS DORA (Game Edukasi “Adventure of Dara-Daeng”) Berbasis Picachu Games Solusi Kreatif untuk Melestarikan Budaya Sulawesi Selatan”. Karya ini berupa game yang memperkenalkan budaya Sulawesi-Selatan, dengan icon Dara Daeng.

 Setiap kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas mampu membuatku mengukir cerita lembaran mimpi yang baru. Tetaplah dalam dekapan jiwa LKIM-PENA unruk memberikan yang terbaik bagi Almamater biru tercinta”. Ujar Astuti Umar